New Campaign

Pelaku UMKM Muda Lebih Sadar akan Manajemen yang Baik

Di tengah kondisi literasi keuangan terutama jasa perbankan yang masih rendah di kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di DIY, timbul harapan akan perbaikan.

 

Pelaku UMKM utamanya dari kalangan anak muda lebih sadar akan kebutuhan.

 

Mereka tak segan mencari informasi tentang perbankan dan tata manajemen yang baik.

 

Kepala Bidang UMKM di Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Agus Mulyono mengatakan, pihaknya terus berusaha menjangkau pelaku UMKM di DIY.

 

Dari total sekitar 230 ribu UMKM, setiap tahunnya Dinas Koperasi dan UMKM DIY menargetkan bisa mendampingi 600-1000 UMKM.

 

"Dari 230 ribu UMKM tersebut terbagi dalam empat bidang usaha yang dominan yakni kerajinan, fashion, kuliner dan kreatif. Untuk pendataan totalnya saat ini sedang dalam proses. Sejauh ini sudah ada sekitar 1700 UMKM yang telah dijangkau. Harapannya, kami bisa terus mengawal progres mereka mulai dari produksi, distribusi dan pemasarannya," katanya, belum lama ini.

 

Satu permasalahan yang sering menghantui UMKM selain masih rendahnya literasi keuangan adalah konsistensi usaha.

 

Hal ini menurutnya paling banyak terjadi di sektor usaha mikro.

 

"Banyak kami temui pelaku sektor ini yang terus berpindah bidang usaha. Misal minggu ini jualan makanan, minggu depan sudah ganti jualan pulsa, kemudian malah jadi salon. Itu benar kami temui. Kami terus mengupayakan edukasi pada mereka agar tidak terus berpindah bidang usaha agar mudah dilakukan pembinaan. Paling tidak mereka bisa bertahan pada satu jenis usaha minimal 1 tahun," katanya.

 

Kembali ke masalah literasi keuangan utamanya pemahaman akan akses dan jasa perbankan, masalah terbesar dimiliki sektor usaha mikro.

 

Sekitar 75 persen belum memiliki sistem pencatatan, pelaporan dan pembukuan yang baik.

 

"Untungnya, saat ini ada sekitar setengah dari pelaku usaha ini dari kalangan muda. Umumnya mereka sudah banyak yang sadar akan hal ini. Berlatar belakang pendidikan yang lumayan baik membuat mereka sadar akan pentingnya hal ini," ungkapnya.

 

Pengusaha mudah tersebut menurut Agus juga bersemangat untuk berwirausaha. Hal tersebut terlihat dari kelas pelatihan usaha yang diadakan.

 

Pengusaha muda merasa butuh untuk membekali dirinya agar bisa memiliki usaha yang tumbuh dan berkembang.

 

"Kelas bisnis Selasa Pagi yang kami adakan selalu membeludak. Pelaku usaha terutama yang masih muda bersemangat untuk menimba ilmu tentang memulai dan memanajemen usaha. Hal ini sesuatu yang positif dan perlu diapresiasi," pungkasnya

 

http://www.republikseo.id/2017/06/mengenal-konektifa-aplikasi-umkm-dan.html

http://adoteidrmarcoaureliocunha.blogspot.co.id/2017/06/apa-pengertian-ukmumkm-indonesia.html

http://www.metube.id/videos/11287996/aplikasi-umkm-dan-sarana-pendamping-umkm-konektifa

Tags

Voting

1 vote
1 up votes
0 down votes
Recycle Bin
Idea No. 39